Komponen dalam sistem aliran bahan bakar PGM FI



Kali ini kita akan membahas komponen apa saja sih yang berfungsi di sistem pengaliran bahan bakar.

Nah jawaban nya komponen yang berfung si pada sistem ini yaitu:

• fuel pump module
• pressure regulator
• fuel feed hose
• injektor
• throttle body sensor unit
• Engine control module


Fuel Pump Module.

Fungsi dari fuel pump module adalah memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke injektor sesuai dengan kebutuhan mesin yang di kendalikan oleh ECM. pompa bahan bahan bakar adalah sebuah impeller (turbin). Pompa yang di gerak kan oleh motor 12v-DC memiliki tekanan konstan 294 kpa (3,0kgf/cm²)
Fuel pump module pompa bahan bakar di pasang di dalam tangki, komponen ini juga terdiri dari beberapa bagian, fuel suction filter, pompa, fuel pressure regulator dan float atau pelampung bensin.

Fungsi dari fuel suction filter sendiri yaitu mencegah masuknya kotoran atau partikel partikel ke dalam saluran bahan bakar, bisa kita sebut juga sebagai saringan bahan bakar. Pergantian filter setiap 48.000 km

Fuel pump atau pompa memiliki fungsi memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke injektor. Di dalam fuel pump terdapat check valve yaitu mekanisme satu arah mencegah aliran balik.

Pressure regulator.

mengatur tekanan bakar di dalam sistem aliran bahan bakar, dan juga mengembalikan bahan bakar dengan membuka katub saat tekanan bahan bakar melebihi tekanan standar 294kpa (3.0kgf/cm², 43 psi).

Cara mengukur tekanan pompa bahan bakar (fuel pump) dengan menggunakan


Ini prosedur cara nya:
1. Pastikan kunci kontak dalam posisi OFF
2. Lepaskan konektor bahan bakar
3. Putar kunci kontak ke posisi ON
4. Hidupkan sepeda motor sampai mesin mati
5. Putar kunci kontak ke posisi OFF
6. Lepaskan selang bahan bakar
7. Pasang fuel pressure gauge
8. Pasang kembali konektor pompa bahan bakar
9. Putar kunci kontak ke posisi ON
10. Hidupkan sepeda motor dan liha hasil nya, tekanan standar adalah 294 Kpa

√ Fuel Feed Hose.

Selang pemasok bahan bakar pada sepeda motor PGM FI mempunyai lebih banyak lapisan bahkan memiliki 4 layer lapisan dan bahan material pun berbeda sedangkan selang untuk kendaraan karburator hanya memiliki 2 layer lapisan, sehingga dapat tahan terhadap tekanan yang lebih besar.

Catatan: sewaktu memasang selang bahan bakar pastikan bahwa telah di tempatkan sesuai aliran dengan benar. Jika selang di pasang dengan lengkungan atau puntiran yang ekstrim bisa menyebabkan masalah pada pemasokan bahan bakar dan kerusakan pada selang

√ Injektor.

Injektor bekerja sesuai sinyal dari ECM untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam intake manifold
Injektor terdiri dari komponen:


Filter, selenoid coil, plugger, spring dan needle valve.
Diameter port honda: 0.152 mm.
Jumlah port: 6 pada supra 125, spacy, revo at, pcx, cb 150. Dan 12 port pada cbr 250

√ Engine Control Module.

ECM di sistem ini menentukan pengaturan waktu penyemprotan bahan bakar. Ecm mengirim surat untuk starla, eh salah . Mengirim sinyal listrik ke selenoid coil sehingga pada selenoid terjadi gaya magnit yang menyebabkan plunger dan needle valve tertarik dan mengakibatkan lubang lubang nozzle injektor terbuka, sehingga bahan bakar yang bertekanan 294kpa akan di semprotkan atau terinjekai menuju ruang bakar.
Apabila ECM menghentikan aliran listrik maka gaya kemagnitan pada selenoid akan hilang, dan plunger dan needle valve akan terdorong kembali oleh pegas kemudian menutup kembali lubang nozzle injektor.

√ Throttle Body.

Throttle body berfungsi untuk mengatur jumlah udara masuk sewaktu pengendara mengoprasikan throttle valve yang terhubung dengan throttle grip, di throttle body terdapat sensor TP (throttle position) dan idle adjuating screw.
• sensor TP berfungsi untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve
• idle Adjusting screw berfungsi mengatur jumlah udara masuk pada waktu putaran stasioner.

Mungkin sampai disini dulu, semoga bermanfaat.

Comments