Tips pemeriksaan dan pergantian Radiator Coolant Motor

Selamat malam buat sedulur semua, kali ini www.kum3n.com akan membahas Cara pemeriksaan Dan pergantian Radiator Coolant pada motor Honda CB 250.

tetapi catatan ini juga bisa anda terapkan pada motor Honda lain (Sonic 150, Vario 125, Vario 150, CB 150 dll) ataupun pada motor dengan merk lain. Karena pada dasarnya sama saja.


Ok langsung saja, Berikut adalah Cara memeriksa air radiator Pada motor.

  • Periksa air radiator setiap kelipatan 12.000 km. Dengan catatan sebelumnya air radiator sudah terisi penuh. Tetapi sebaiknya anda lakukan pengecekan tangki cadangan radiator setiap 1 bulan sekali.
  • Periksa tingkat ketinggian air radiator di tangki cadangan dalam kondisi mesin Pada suhu operasi normal, tingkat ketinggian antara Upper Dan Lower level baris dengan posisi sepeda motor kondisi tegak lurus.

Apabila kondisi air radiator kurang dari batasnya.

  • Lepaskan tutup tangki cadangan, dan isi air radiator.
  • Pasang kembali tutup tangki cadangan air coolant.
  • Periksa secara visual apakah ada kebocoran air radiator apabila di rasa volume air berkurang sangat cepat.

Pergantian air radator coolant setiap 3 tahun sekali atau 24.000 km.

Tap dan lakukan pembersihan air radiator yang lama dengan cara.

  • Lepaskan sekrup dan tutup radiator.
  • Lepaskan baut drain yang terletak di cylinder comp.
  • Tiriskan air dari box radiator dan mesin.
  • Lepaskan juga selang dari tangki carangan dan tiriskan air radiator.
  • Untuk motor vario lepaskan baut di box radiator.
  • Pasang kembali yang kita lepas tadi.

Untuk air radiator yang akan di buat pergantian, pilihlah cairan pendingin yang di sarankan, tapi saya sarankan memilih air radiator coolant dari produk honda, karena air ini di buat dengan bahan khusus dan juga anti karat.

Isi air radiator sampai dengan permukaan ke leher pengisi. Lakukan langkah berikut untuk menghilangkan udara dari sistem pendingin radiator:

  • Hidupkan mesin dalam kondisi netral. Biarkan dalam kondisi stasioner selama 2-3 menit.
  • Hentakkan throttle atau gas tangan 3-4 kali untuk menghilangkan udara dari sistem pendingin.
  • Apabila ada gelembung yang keluar maka itu tandanya udara sudah keluar.
  • Matikan mesin dan tambah air radiator sampai batas atas box radiator.
  • Tutup kembali box radiator.
  • Kemudian isi tangki cadangan sampai batas Upper. Lalu tutup kembali.

Tambahan, periksa bagian di bawah ini juga agar sistem pendingin selalu dalam kondisi baik.

  • Periksa bagian radiator yang menyumbat udara atau kerusakan.
  • Periksa box radiator, luruskan sirip yang bengkok, dan buang kotoran sperti srangga, lumpur dll.
  • Periksa selang air dari keretakan atau kerusakan, ganti selang jika perlu.
  • Periksa kekencangan scrup sekang air radiator.
  • Beri pengaman pada box radiator agar sirip-sirip tetap aman.

Gimana lur, apakah catatan di atas membantu anda, dan jika ada yang ingin anda tambahkan silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih.

Comments