Inilah Beberapa tanda CDI DC rusak

Mari kita belajar lagi di sistem kelistrikan sepeda motor, kali ini kita akan bahas tanda-tanda yang sering saya temui di CDI DC yang rusak.

Sebelum nya harus kita ketahui bahwa di sistem pengapian motor yang menggunakan CdI DC sangat mengandalkan arus aki, walaupun tanpa aki pun motor akan tetap bisa hidup dengan syarat kiprok harus benar-benar sehat.

Tetapi sering juga di motor yang menggunakan sistem pengapian DC jika tanpa aki akan terasa brebet.


Lalu sebagian orang menanyakan, aman tidak jika kita tidak memasang aki di motor dengan CDI DC ini. Nah menurut pengalaman pribadi memang aman-aman saja, tapi lama kelamaan karena CDI di paksa bekerja dengan arus yang kurang stabil, jadi akan cepat melemah.

Jadi lebih aman nya kita tetap pasang aki untuk penggunaan jangka penjang nya.

Ok langsung saja berikut adalah tanda CDI DC rusak.

Pengapian Hilang.

CDI DC rusak jika pengapian pada motor hilang, tetapi sebelum kita vonis DCI nya yang rusak, kita harus memeriksa semua input yang masuk ke CDI, kalau arus input sudah masuk, arus pulser sudah masuk, dan massa CDI pun sudah tersambung, ber arti fix kita vonis CDI nya, jadi solusinya harus mengganti dengan CDI yang baru / dalam kondisi bagus.

Motor terasa brebet jika tanpa Aki.

Sering juga saya menemui di motor yang menggunakan CDI DC saat aki soak/mati ataupun jika aki di lepas motor akan terasa nyendat-nyendat. Ini adalah sebagian tanda jika CDI sudah melemah, solusinya harus kita pasang aki, tapi sebenarnya kita juga harus mengganti CDI nya.

Output CDI ke coil ada tegangan listrik saat kontak On.

Tanda ini juga beberapa kali saya temui di motor smash, mega pro, jadi saat kita coba periksa pengapian dari coil tidak ada pengapian nya, tetapi saat di periksa output CDI saat kontak on kita gesekkan kabel tersebut ke body/massa akan terjadi letikan bunga api. Padahal belum kita stater motor, hanya kita putar kontak posisi ON.

Ciri ini juga sering saya temui di motor injeksi yang menggunakan ECM, jadi 2 kabel yang masuk ke koil itu jika kita sambungkan ke multitester sudah ada arus saat kita kontak ON. Seharusnya arus akan ada jika kita selah-selah motor.

CDI berdengung.

Kadang juga CDI DC menimbulkan suara berdengung saat di hidupkan, tetapi kadang CDI seperti ini masih bisa di guanakan secara normal, namun kadang pengapian di motor juga hilang.

Mesin mati saat sudah panas.

Ini juga saya alami sendiri di motor sendiri, yaitu jupiter Z, saat perjalanan jauh dan mesin sudah panas, pengapian hilang, tapi saat kita tunggu mesin dingin pengapian kembali ada. Namun penyakit seperti ini juga kadang di akibatkan oleh pulser.

Diagram motor yang menggunakan CDI DC

Nah itulah tanda yang sudah saya temui.

Versi Video tanda CDI rusak di Suzuki Smash


Ok saya rasa cukup sekian, semoga bermanfaat. Jika ada yang mau menambahkan atau saya ada salah menuliskan, silahkan komentar di bawah.

Maturnuwun.


Comments

  1. wah info berguna nih...Terus saya tertarik sama template ini...apakah ini contempo? Saya jamin ini lebih bagus daripada viomagz jika di optimalkan. Kalau bisa bagi dong kodenya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hanya template contempo mas, sebagian editan nya malah dari editblogtema

      Delete
    2. saya serius mas. Koleksi Contempo redesain saya terhapus dari folder: bisa gak kirimkan saya copy tema ini, saya sangat berterima kasih daripada buat dari awal lagi he he he.
      kirim ke sini mas: sufyanyaan@gmail.com.
      Template ini banyak diminta sama teman teman di kantor, mereka mau ganti tema yang mereka beli karena sudah crash (tidak update)

      Delete

Post a Comment

"Jika ada pertanyaan Mohon di perjelas secara detail"

Misal
- Trouble nya apa?
- Motornya apa?
- History sebelum trouble kena apa?
- Sudah di periksa apa saja?

Terimakasih.