Halaman

    Social Items

Selamat malam sedulur.

Bagaimana kabarnya,?

Kali ini kum3n akan membahas sistem pengisian di motor supra x 125.

Sebelum kita ke bahasan,
Sistem pengisian berfungsi mengisi battery agar voltase yang tersimpan tetap stabil.

Dan karena di motor ini menggunakan CDI DC yang ber artinya sumber pengapian nya berasal dari aki jadi di upayakan aki harus tetap dalam kondisi prima.

Lalu Apa yang terjadi jika aki drop.?

Jika aki ngedrop, maka semua sistem kelistrikan akan meredup.

contohnya: Klakson tidak nyaring, spedometer akan berkedip, sein tidak terang.

Peringatan..!!
Jangan biarkan terlalu lama motor yang menggunakan sistem pengapian DC tanpa adanya aki, bisa memperpendek komponen pengapian, terutama CDI.

Oya tadi saya bilang kalau di motor ini aki yang menjadi sumber pengapian bukan, tapi kok kalau aki drop masih bisa hidup motor nya.?

Ya bisa dong, jika aki drop motor akan tetap bisa berjalan normal dengan syarat sistem pengisian sehat.

Kalau sistem pengisian nya sudah tidak bagus motor dengan CDI dc akan mogok ya lur.

Selanjutnya..

Diagram sistem pengisian Supra X 125.

Keterangan gambar.

  • Kabel W terhubung ke regulator / kiprok.
  • Kabel G menjadi massa alternator dan regulator yamg terpasang di body.
  • Kabel Y di regulator terhubung ke sistem penerangan lampu depan.
  • Kabel R regulator mengarah ke positif Aki dan terpasang sekring 15A.

Cara pengecekan sistem pengisian.

A. Sistem pengisian berawal dari alternator / spul. Untuk pengecekan nya kalau tanpa multitester bisa langsung anda gesekan kabel putih ke body sambil di stater, jika normal seharusnya akan meletikkan bunga api.

Jika anda gunakan multitester periksa tahanan di kabel putih dan hijau alternator / spul dengan skala ohm. Standar tahanan nya adalah 0,3 - 1,1 ohm. Ganti spul jika tahanan tidak sesuai.

B. Untuk cek regulator cara mudah yang sering saya pake yaitu dengan melepasan posotif Aki lalu colokoan probe merah multi ke kabel merah di soket regulator dan probe hitam ke massa, lalu stater motor, seharusnya ada arus yang terbaca.

Anda juga bisa menggunakan bolep tester untuk pengecekan ini. Caranya pun sama, lepas positif aki lalu satu kabel dari bolep tester ke kabel merah regulator dan yang satu ke massa. Kalau kiprok mormal saat motor di stater bolep akan menyala.

Untuk warna kabel kiprokya baca warna kabel soket kiprok dan fungsinya.

Baca juga:

Nah saya rasa cukup sampai di sini pembahasan sistem pengisian di motor supra x 125 ini.

Semoga bisa di pahami.
Silahkan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan.

Terimakasih.

Belajar Rangkaian sistem pengisian supra x 125

Selamat malam sedulur.

Bagaimana kabarnya,?

Kali ini kum3n akan membahas sistem pengisian di motor supra x 125.

Sebelum kita ke bahasan,
Sistem pengisian berfungsi mengisi battery agar voltase yang tersimpan tetap stabil.

Dan karena di motor ini menggunakan CDI DC yang ber artinya sumber pengapian nya berasal dari aki jadi di upayakan aki harus tetap dalam kondisi prima.

Lalu Apa yang terjadi jika aki drop.?

Jika aki ngedrop, maka semua sistem kelistrikan akan meredup.

contohnya: Klakson tidak nyaring, spedometer akan berkedip, sein tidak terang.

Peringatan..!!
Jangan biarkan terlalu lama motor yang menggunakan sistem pengapian DC tanpa adanya aki, bisa memperpendek komponen pengapian, terutama CDI.

Oya tadi saya bilang kalau di motor ini aki yang menjadi sumber pengapian bukan, tapi kok kalau aki drop masih bisa hidup motor nya.?

Ya bisa dong, jika aki drop motor akan tetap bisa berjalan normal dengan syarat sistem pengisian sehat.

Kalau sistem pengisian nya sudah tidak bagus motor dengan CDI dc akan mogok ya lur.

Selanjutnya..

Diagram sistem pengisian Supra X 125.

Keterangan gambar.

  • Kabel W terhubung ke regulator / kiprok.
  • Kabel G menjadi massa alternator dan regulator yamg terpasang di body.
  • Kabel Y di regulator terhubung ke sistem penerangan lampu depan.
  • Kabel R regulator mengarah ke positif Aki dan terpasang sekring 15A.

Cara pengecekan sistem pengisian.

A. Sistem pengisian berawal dari alternator / spul. Untuk pengecekan nya kalau tanpa multitester bisa langsung anda gesekan kabel putih ke body sambil di stater, jika normal seharusnya akan meletikkan bunga api.

Jika anda gunakan multitester periksa tahanan di kabel putih dan hijau alternator / spul dengan skala ohm. Standar tahanan nya adalah 0,3 - 1,1 ohm. Ganti spul jika tahanan tidak sesuai.

B. Untuk cek regulator cara mudah yang sering saya pake yaitu dengan melepasan posotif Aki lalu colokoan probe merah multi ke kabel merah di soket regulator dan probe hitam ke massa, lalu stater motor, seharusnya ada arus yang terbaca.

Anda juga bisa menggunakan bolep tester untuk pengecekan ini. Caranya pun sama, lepas positif aki lalu satu kabel dari bolep tester ke kabel merah regulator dan yang satu ke massa. Kalau kiprok mormal saat motor di stater bolep akan menyala.

Untuk warna kabel kiprokya baca warna kabel soket kiprok dan fungsinya.

Baca juga:

Nah saya rasa cukup sampai di sini pembahasan sistem pengisian di motor supra x 125 ini.

Semoga bisa di pahami.
Silahkan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan.

Terimakasih.

6 comments:

  1. mas klo tanya" kelistrikan lewat whatshap boleh ngak? klo boleh tolong sertakan nomer whatshap sampean

    ReplyDelete
  2. Tanya di sini saja dulu, saya pernah sertakan nomer malah terlalu banyak yang ke WA 😂😂. Di sini kalau saya tidak sibuk dan ilmu saya mampu pasti saya jawab.

    ReplyDelete
  3. ini untuk supra x 125 yg lama apa yg inject ya ulasan.nya?
    terima kasih..

    ReplyDelete
  4. Cara ubah sistem jadi DC gmana mas?

    ReplyDelete

"Jika ada pertanyaan Mohon di perjelas secara detail"

Misal
- Trouble nya apa?
- Motornya apa?
- History sebelum trouble kena apa?
- Sudah di periksa apa saja?

Terimakasih.